Penjelasan Sifat Hiyang
Ada (exist)
Hiyanglah yang dahulu, ia ada sebelum langit dan bumi ada,
dan mereka mewujudkan diri mereka sebagai alam semesta itu sendiri. Karena itu, semua yang
ada di dalam alam semesta adalah keturunan sang Hiyang.
Hiyang dan keturunan bukanlah dua hal yang berbeza, keturunan barasal dari
Hiyang dan keturunan adalah bahagian dari Hiyang. Satu keturunan hendaklah menyembah
Hiyangnya kerana Hiyanglah asal ia tercipta.
Kekal, Hiyang ada dan akan selalu ada dahulu, di tengah,
dan akhir, tidak peduli dalam bentuk apa mereka.
Dinamis (dynamic)
Hiyang bersifat dinamis. Hiyang tidak diam sahaja. Mereka selalu berubah,
mewujudkan diri dari satu bentuk ke bentuk lain, namun secara keseluruhan mereka tak berkurang
sedikit pun. Sifat dinamislah yang dikaitkan dengan sifat berkehendak oleh sabahagian agama.
Tempat Informasi (place of information)
Mereka memberi dan menyerep informasi. Hiyang menjelma diri sebagai alam semesta dan di dalamnya terkandung pengetahuan yang menunggu untuk digali oleh manusia. Mereka menyimpan segala informasi yang ada dalam ruang, waktu, dan dimensi lain yang
belum diketahui manusia. Mereka mengajari keturunan mereka. Hiyang berikan pengajaran ke keturunan mereka, terutama makhluk hidup sehingga menjadi bermacam-macamlah mereka. Kepada manusia, mereka berikan wahyu ke beberapa orang untuk menunjukkan jalan ke orang lain yang
kurang dapat menentukan jalan sendiri.
Informasi materi mungkin dapat dihancurkan, contohnya oleh lubang hitam, namun informasi akan keberadaan tak kan dapat dihancurkan meskipun oleh lubang hitam sekali pun.
Tempat informasilah yang dikaitkan oleh agama-agama lain sebagai sifat-sifat manusia seperti melihat, mendengar, berbicara, dan sebagian menginterpretasikanya dalam wujud manusia.
